Skip to main content

Pabrik Bir Di Jerman



Aying adalah sebuah wilayah yang cukup kecil dan masuk dalam kawasan bavarian kurang lebih 25 menit dari munchen, jerman. Tour guide saya bilang dari pada bosen nggak kemana-mana, lebih baik ke aying untuk melihat pabrik beer paling terkenal di jerman Aying Beer, beer dengan rasa khas dan cukup historis, walupun saya kurang suka minum beer namun tak ada salahnya melewatkan akhir pekan di sana.







Kami pun sampai di Breuereui Aying Franz Inselkammer di siang yang cukup terik,dan saat yang cukup tepat untuk menikmati segelas beer di aying. Sebelum minum gratis, kami pun di ajak berkeliling seorang tour guide aying yang tua dan bahasa englishnya susah di mengerti krn kadang krn bingung kosa kata dia menggunakan bahasa jerman ;(
Kami di ajak keliling pabrik, sampai ke tempat pregmentasi dan pengepakan beer.



Untuk menghasilkan beer kualitas baik, bahan dasar dari beer yaitu air harus di pilih dengan baik, Aying beer menggunakan air yang di ambil dari mata air pegunungan yang juga mengandung mineral yang tinggi. Aying beer juga menggunakan teknologi yang tingi dan standarisasi kebersihan yang baik untuk menjaga kualitas rasa.



Kami juga di ajak nonton film 3 dimensi tentang sejarah Aying yang lagi-lagi bahasa englishnya sulit di cerna, belakangan saya baru paham dialek mereka memang agak aneh ;(

Tiba lah saatnya mencicipi Beernya...pertama coba dulu yang belum di filter, hasilnya Pahit, coba lagi yang sudah di filter tetep juga pahit. Totalnya saya cuma nyoba 2 teguk dan nggak akan coba lagi selama-lamanya...nggak enak!

Aneh pahit gitu kok banyak yang suka..
Temen saya pernah bilang seni dalam meminum beer adalah menikmati 'Kepahitannya' awalnya memang pahit dan nggak enak, namun semakin lama lidah kita akan terbiasa dan lupa bahwa beer itu pahit, dan banyak orang justru suka beer krn cita rasa pahitnya..

Tapi buat saya lebih enak minum jamu dari pada minum beer...hahahahah..ndeso!

Liebe,
Turis Cantik


Keep In Touch With Turis Cantik!


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Awas ular masuk ke rumah!

Siang itu saat pulang kerja,suasana di rumah sepi seperti biasa hanya terdengar suara mesin ac pertanda anak dan ibu saya tengah terlelap tidur siang.  Saat membuka pintu dapur saya heran kok ada tali rafiah warna hijau yang melilit di atas keran air tempat cuci piring..penasaran saya pun mendekat sesaat saya kaget sekaligus shock ternyata yg saya lihat bukan tali tapi ULAR! Saya mundur perlahan dan membangunkan ibu saya. Panik dan bingung saya menghubungi suami saya agar cepat pulang. Pas balik lagi ke dapur ularnya hilang! Kesempatan itu lah yang saya pakai untuk mencari informasi tentang ular yg saya lihat. Ternyata namanya ular Pucuk sejenis ular pohon. Masuk golongan ular berbisa tapi ngak berbahaya. Duh tetap aja ya namanya ular dan geli lihatnya udh gitu suami saya belum pulang juga. Drama pembunuhan ular pun terjadi karena si ular lari ke bawah kompor,ke kolong kulkas dan terakhir melilit di meja makan. Harusnya si ular ngak dibunuh kr...

Shampo Kuda untuk Manusia, Berani coba?

Rambut saya yang tipis dan berminyak di kulit kepala selama ini membuat saya cukup depresi. Jarang sekali saya menggerai rambut, biasanya hanya di kuncir kuda atau di pakaikan bando. Honestly i have such a bad hair day everyday.  Tentunya rambut yang indah, lebat dan tidak rontok menjadi idaman bagi setiap perempuan no matter how old you are or what kind of hair colour you have. Tapi kadang ngak semua orang ditakdirkan punya rambut yang secantik bintang iklan merk shampoo di tv ;) Mungkin karena rasa penasaran untuk menemukan shampo yang tepat lah yang mengilhami banyak perempuan atau bahkan pria yang memakai shampo khusus kuda yang ternyata aman dan baik digunakan untuk rambut manusia. 

The Magic of Argan Oil

Saya sudah tak lagi menggunakan pelembab bentuk krim sejak saya kenal Argan oil. Minyak yang satu ini saya gunakan di pagi dan malam hari sebagai pengganti pelembab yang sukses bikin kulit terasa lembab tanpa meninggalkan jejak minyak di kulit . Minyak Argan berasal dari pohon Argan yang menjadi salah satu jenis pohon tertua di dunia yang berasal dari Maroko. Sebenarnya sudah sejak lama minyak argan dipakai untuk memasak di Maroko karena dikenal kaya akan asam lemak esensial omega 3 yang dapat menurunkan kolesterol.