Checkpoint Charlie Berlin - Gelas kopi saya belum habis, saat teman asal Beijing itu memaksa saya bergegas ke Checkpoint Charlie. " Masih gerimis!" tolak saya. Berlin masuk musim panas saat saya tiba, kadang hujan turun tiba-tiba. Tapi tampaknya niat menuju Friedrichstrasse memang sulit dibendung. Menurut Si Beijing, Checkpoint Charlie adalah tempat paling tepat untuk memulai tur sejarah kami di Berlin. Ah, saya tak kuasa menahan niat pria tampan satu ini! Jadilah kami berdua berlari kecil sepanjang jalan menuju U - Bhan, kereta bawah tanah yang membawa kami ke Checkpoint C itu. Tak jauh dari stasiun kereta bawah tanah, kami pun memulai kilas balik masa paling suram di Jerman. Pos Penjagaan Ada dibalik Pohon Natal Bongkahan besi merah menancap di aspal jalan, tepat di depan sebuah toserba. Di sinilah Peter Fecheter merenggang nyawa setelah peluru panas menembus pinggangnya. 45 tahun lalu remaja 18 tahun itu mat...