"Buenos Diaz! .. Welcome to Margarita, Senorita! " Pria berkulit kecoklatan itu menyapa saya dengan senyum simpulnya sesaat setelah pesawat tiba di Bandara Santiago Marino, Pulau Margarita . Mentari siang itu cukup terik hingga saya dapat melihat dengan lekat betapa eksotisnya warna kulit pria latin itu. Dalam hati saya berkata " Senangnya bisa menjejakan kaki di Venezuela, kesempatan melihat pria tampan khas Telenovela! " Rasanya, perjalanan selama 48 jam dari Indonesia terasa terbayar saat melihat indahnya hamparan pantai di pulau ini dan hamparan pria yang tengah berjemur di pantai. Husss.. Mbaknya ganjen amat sih :) Pulau Margarita berjarak satu jam perjalanan menggunakan pesawat terbang dari Caracas ibukota Venezuela. Layaknya Pulau Bali di Indonesia, Pulau ini menawarkan sensasi liburan tepi pantai yang indah ala Amerika Selatan. Sebagai pulau dengan tingkat kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara yang cukup banyak, Margarita me...