Mt Fuji Panoramic Ropeway, dahulu dikenal sebagai Kachi Kachi-yama Ropeway adalah kereta gantung untuk melihat Gunung Fuji dari ketinggian 1.075 meter di atas pemukaan laut. Gunung Fuji adalah gunung tertinggi di Jepang yang selama ini dikenal sebagai ikon utama negeri matahari terbit. Tak perlu mendatangi Gunung Fuji dengan terlalu dekat karena ia terlihat lebih magis, bila dilihat dari kejauhan. Itulah sebabnya, kamu tak boleh melewatkan melihat Gunung Fuji dari Mt Fuji Panoramic Ropeway dengan pemandangan Danau Kawaguchi yang mempesona.
Melihat Gunung Fuji dari kereta gantung
|
Momiji tengah meranumkan warnanya menuju jingga, saat kedua mata saya terasa sejuk dengan pemandangan indah nan mempesona menuju Mt Fuji Panoramic Ropeway siang itu. Angin berhembus dengan kencang di awal musim gugur yang syahdu, membuat hati makin berdegup kencang menantikan pengalaman baru naik kereta gantung di Jepang.
Iya benar, siang itu saya akan melihat Gunung Fuji dari atas kereta gantung. Tak pernah terbayangkan, kalau pengalaman kali ini bikin saya deg-degan sekaligus super penasaran. Jujur saja, saya agak takut ketinggian dan saat tahu akan melihat panorama dari ketinggian 1.075 mdpl, Saya mulai mengatur startegi agar saya dapat posisi tengah dalam kereta gantung.
BACA JUGA:
Pengalaman naik Kereta Gantung di
Mt Fuji Panoramic Ropeway
![]() |
| Pemandangan dari kereta gantung |
![]() |
| Danau Khawaguchi yang indah jelang petang |
![]() |
| Suasana di dalam kereta gantung |
![]() |
| Tangga antrean menuju kereta gantung |
Banyak cara melihat pesona Gunung Fuji, tak perlu mendaki tapi cukup naik kereta gantung. Mt Fuji Panoramic Ropeway sudah lama dikenal wisatawan sebagai tempat terbaik melihat Gunung Fuji dengan sangat jelas, tentunya bila cuaca cerah.
Tempat ini dibagi menjadi dua stasiun. Stasiun kereta gantung bawah bernama Stasiun Kohan yang berada di timur Danau Kawaguchi. Sementara, Stasiun atas bernama Stasiun Fujimidni yang berada di puncak Gunung Tenjo yang merupakan lokasi melihat Fuji paling jelas. Artinya dalam segala sisi, posisi ini tanpa penghalang melihat Fuji secara utuh.
Kamu bisa memilih tiket kereta gantung naik, sementara turun bisa jalan kaki aja kalau mau olahraga hehehe. Saya memilih kereta pulang pergi agar lebih mudah, toh saya mau wisata bukan olahraga. Keterangan harga kereta gantung ada di tulisan bawah ya, keep on reading.
Pernah melihat kereta gantung di Taman Mini Indonesia Indah atau Ancol ?. Kereta gantung di Mt Fuji Panoramic Ropeway mirip dengan itu, namun punya ukuran kereta yang lebih panjang.
Muatan mungkin bisa 20an orang dalam sekali jalan. Bentuk kereta memiliki jendela panjang di segala sisi yang memungkin kita melihat segala arah. Kereta gantung modelnya agak tua dengan motif cat yang terlihat sudah lama. Tapi soal keselamatan tak perlu diragukan, terlihat jelas besi dan tali kereta gantung berlumur 'gemuk' pertanda pengecekan tali dan mesin kereta dilakukan berkala.
Kira-kira kita akan menempuh jarak 400 meter dari stasiun bawah ke atas, tapi dengan posisi miring yang bikin semaput. Tapi, pas lihat pemandanganya lupa deh sama kaki yang gemeteran.
Hal paling bikin males tentang masuk ke tempat ini adalah antreannya yang mengular. Maklumlah, tempat ini memang menjadi favorit bukan hanya wisatawan tapi juga warga lokal. Tiket bisa dibeli di lantai satu, tiket dibeli dengan menggunakan mesin. Beli dulu tiket baru antre ya, biar ngak bolak balik.
Orang sabar memang disayang Tuhan, toh antrean panjang terbayar dengan pemandangan indah sepanjang perjalanan dalam kereta gantung.
Bila sudah sampai di stasiun Fujimidni kamu bisa melihat Gunung Fuji dengan leluasa. Tapi....saat saya datang Fuji tertutup kabut tebal, mungkin karena saya datang sudah jelang petang. Paling pas memang datang ke sini di pagi hari.
Di stasiun atas ini kamu bisa duduk santai, makan, beli souvenir, ke toilet atau foto-foto sepuasnya. Jangan lupa bila beli tiket pp simpan tiket baik-baik ya. Kalau tiket turun hilang, bersiaplah turun dengan berjalan kaki.
Harga Naik kereta Gantung di Mt Fuji Panoramic Ropeway
![]() |
| Mesin untuk beli tiket |
![]() |
| Tiket di Mt Fuji Panoramic Ropeway |
Harga naik kereta gantung per November 2018 adalah 800 Yen untuk kereta pulang pergi atau round trip. Untuk anak 400 Yen. Sementara untuk sekali jalan atau one way, harga tiket 450 Yen dewasa dan untuk anak 230 Yen.
Tiket anak berlaku untuk usia 7-12 tahun. Anak dibawah usia 6 tahun gratis, sementara diatas 12 tahun berlaku tiket dewasa.
Bagaimana menuju Mt Fuji Panoramic Ropeway
Kamu bisa menggunakan kereta atau bus menuju ke Kawaguchiko Stasion. Dari situ naik lagi bus menuju danau Kawaguchi, jalan dikit ketemu deh tempatnya.
Saya sarankan, beli aja Mt Fuji Pass yang bisa kamu beli di bandara, stasiun kereta atau terminal bus. Tempat ini juga masuk dalam destinasi wisata yang akan didatangi. Kisaran harganya mungkin sejutaan rupiah. Bisa juga beli dari Indonesia, banyak travel agency atau ecommerce yang jual. Lebih murah beli di Indonesia kalau menurut saya.
Melihat Gunung Fuji lebih mudah menggunakan kereta gantung di Mt Fuji Panoramic Ropeway. Jangan lupa lengkapi wisata di Jepang datang ke sini ya karena tak lengkap datang ke Jepang tanpa melihat Gunung Fuji.
Liebe,
Turis Cantik







Wah... kalau ke sini pas musim panas, antrenya pasti luar biasa ya. Bisa harus pagi² sudah antre nih.
ReplyDeleteIya harunya memang pas musim panas kali ya biar cerah. Pas saya datang malah ngak keliatan dikit juga hehehe
Deleteaku ksana pas early summer. gn fujinya gak muncul jugaaaaaa. huhu.. pertanda hrs balik lagihhh
ReplyDeletehhhaha..samaaaa kita musti balik lagi nih
Deleteitu di dalem keretanya berdiri ya, mbak?
ReplyDeletedi foto kok semacam umpe-umpelan gitu :o
Iye berdiri mbak.
DeleteMenarik banget, semoga bisa kesana juga naik kereta gantung melihat gunung Fujiyama😘
ReplyDeleteAminn
Deleteaku jadi inget anime judulnya a letter to momo. di anime itu scenerynya mirip banget kaya gitu. wish somewhere bisa kesana hehe. thanks for sharing mba
ReplyDeleteDanau kawaguchi serinh jd inspirasi dan setting anime sih mbak
DeleteKapan ya gue ke Jepang mak, liat ginian ja gue udh seneng bngt berasa terwakilkan. Bagus bngt pasti itu pemandangan
ReplyDeleteDi doain ya biar bisa ke sini jg
DeleteAnak saya eksaited pas naik kereta gantung, pertama kali naik kereta gantung ya di TMII. Hehehehe. Semoga bisa main2 ke mt fuji panoramic ropeway ngajakin anak lanang naik kereta gantung.
ReplyDeleteAmin Mas, semoga bisa ke Jepang juga ya.
DeleteHalooooo mbak Mutia :) Ooooh jadi naik kereta gantungnya berdiri? Kira2 kalo ditotal muat berapa orang dewasa ya? Anak di bawah usia 6 tahun gratis ya enak juga wkwkwkwk :D Lumayan lelah kalao jalan..tapi terbayar dengan bisa melihat indahnya panorama Gunung Fuji secara jelassss hihi :D Mantul!
ReplyDeleteAnak dibawah 6 tahun gratis, biasanya anak dikasih priotitas deket kaca biar melihat lebih jelas.
DeleteWah meski gak dapet pemandangan Fujinya.. tetep keren pemandangannya ya. Semoga bisa ke tempat ini lagi dan kelihatan ya gunungnya..
ReplyDeleteIya, kayaknya harus balik lagi buat liat Gunung Fuji.
Deletehaduuhh mbak, naik kereta gantung di Ancol aja ngerinya setengah mati
ReplyDeleteapalagi ini yang tinggi banget, tapi ini sangat berarti sih kalau bisa dapat pemandangan gunung Fuji yang paling cantik
hhhaha iya mbak memang agak bikin semaput.
DeleteUlalaa... Fujiii...baru melihat keindahannya dari foto2 saja nih. Mudah2an besok2 bisa melihat langsung. Aamiin..
ReplyDeleteAmin mbak
DeleteAduh kudu sabar ngantre nih. Tapi sepadan dengan view disana, kalau cuaca pas bagus ya mbak.
ReplyDeletekesabaran memang diuji buat antrenya, tapi Jepang memang disiplin bngt soal antre.
DeleteSeru banget ini tripnya, apalagi lihat foto-foto selama trip bikin kepengen kesana juga. Kebetulan beberapa keluarga besar suami tinggal disana juga.
ReplyDeleteAyoo mbak ke Jepang
DeleteGak pegel itu berdiri rame2 dj kereta gantung mbak? Tapi psti pgelnya bkal kalah sma pmnadangan yg waaw
ReplyDeleteNgak mbak hanya sebentar, mungkin krn lihat viewnya jadi lupa hehehhe
DeleteYa Allah Mbak Muth, aku ngiler habis lihat danau dan gunung fuji itu dari kereta gantung. Benaran dah ciptaan Allah bikin mulut mangap dan bikin kecanduang jalan-jalan semakin parah..:)
ReplyDeleteIya Uni bagus banget viewnya
DeleteSeklias itu danaunya kayak di Danau Toba hahahaha
ReplyDeleteIya bener agak mirip ya kalau dari atas.
DeleteWah... Seru ya...sepertinya saya memilih menikmati gunung fuji dari kereta gantung deh... Hihi...tfs mb...
ReplyDeleteIya lebih enak mbak ngak capek hahahaha
DeleteWah, salah satu gunung dalam wishlist saya yang ingin saya nikmati nih, tapi bukan dengan kereta gantung. Pengennya bisa mendaki secara langsung.
ReplyDeleteTapi latihan dulu deh di gunung Jayawijaya. ahahah
Aku ngak kuat kalu mendaki, maklum faktor U hahahaah
DeletePengalaman liat Fujiyama nya maksimal kalau Naik ropeway ini ya
ReplyDeleteBanget aipp
DeleteDuuhhhh...turun2 dengkul gemeteran lah ini ya mba
ReplyDeletehhahha iya mbk
DeleteJepang sudah pasti menjadi daya tarik wisatawan dengan panorama gunung Fuji. Saya selalu bermimpi bisa kesana, apalagi ponakan yang kuliah S2 di sana sempat menuliskan nama saya di secarik kertas dengan doa agar budenya ini bisa kesana suatu hari nanti
ReplyDeleteAmin
DeletePemandangannya asik banget, yang ambil gambar juga jago nih.
ReplyDeleteAku baru lihat Gunung Fuji dari atas pesawat doang. Penasaran juga ngerasain lihat Gunung Fuji dari balik kaca kereta gantung.
Ini mah sebenarnya asal motret juga udh bagus krn memang pemandangannya bagus hehehe
DeleteAh jadi kangen Jepang baca tulisannya mbak.
ReplyDeleteKe Tokyo 2015 lalu, belum kesampaian ke Fuji karena memilih menghabiskan musim gugur di Pegunungan Tendo Fukui. Semoga tahun ini saya bisa kembali ke Jepang lagi dan bertemu dengan si magis Fuji-shan.
Aminnn, harus balik lagi ke Jepang
DeleteMeski ngantri tapi bakal terjawab deh pas lihat keindahan gunung fuji, soalnya memang nggak boleh dilewatkan yah kalau pas ke Jepang
ReplyDeleteBener mbak, harus dimasukin dalam ittenary
Delete