Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Hey Eiffel..i will fall in love again!

Tiba-tiba saya jadi teringat akan perjalan saya ke paris. Saya ingat saat saya mencoba meyakinkan diri untuk keluar dari hubungan cinta tak sehat yang saya rasakan saat itu. Melihat foto-foto dari kamera saya ini, mengingatkan saya kalau kadang keberanian untuk terus moving on itu baik! lebih baik menjalanin hidup dengan pintu kesempatan yang lebih lebar, dari pada terpenjara dan terperangkap dalam sungai perasaan. Saya sudah merdeka effeil,,merdeka untuk memilih hidup lebih baik..mencintai orang dengan lebih baik dan menjalani 'keterpaksaan' yang saya yakin baik untuk saya.. i miss you..;)

DRESDEN YOU"RE SO BEAUTIFUL..!

D resden merupakan ibukota negara bagian Saxony Jerman Timur, krn kecantikan kota ini banyak orang menamainya Florance dari utara atau Florance tepi sungai Elbe ( sungai yang membelah kota Dresden ), cukup dengan 15 Euro dari Bonn saya bisa menghabiskan satu hari di sana dan tak ingin mengedipkan mata.

Pabrik Bir Di Jerman

Aying adalah sebuah wilayah yang cukup kecil dan masuk dalam kawasan bavarian kurang lebih 25 menit dari munchen, jerman. Tour guide saya bilang dari pada bosen nggak kemana-mana, lebih baik ke aying untuk melihat pabrik beer paling terkenal di jerman Aying Beer, beer dengan rasa khas dan cukup historis, walupun saya kurang suka minum beer namun tak ada salahnya melewatkan akhir pekan di sana.

Linderhof , The fairy tale palace

ISTANA LINDERHOF - S ebuah kisah Cinderella,snow white maupun kisah fairy tale yang lain kadang membuat saya bertanya " seperti apa sih sebernya istana fairy tale?" selama ini orang hanya membuat replika yang jauh berbeda dari bayangan dalam otak saya yang sempit ini ;) Menjadi putri dalam sebuah istana mungkin jadi impian setiap anak perempuan kecil, hidup di istana bersama pangeran and live happily ever after. Hari itu saya memang akan menjadi Putri dalam sebuah istana bernama Linderhof,sebuah komples istana yang indah di sebelah selatan Bavarian Jerman Timur tak jauh dari Ettal Abbey, sebagian orang datang pada musim dingin untuk melihat keindahannya yang lebih dramatis istana ini juga kerap di sebut dengan "istana musim dingin Linderhof"

The Buchenwald Concentration Camp, Germany

CAMP YAHUDI JERMAN - Melihat dan membuka kembali kumpulan foto dalam kamera digital ini, saya jadi kembali teringat perjalanan saya dan sekumpulan orang asal beijing di pagi yang cukup dingin kala itu. Bis yang hanya 1 kali dalam satu jam dari Weimar membuat saya harus bagun pagi - pagi sekali, krn kami juga tak mau melewatkan sepanjang hari itu untuk mengali sebanyak mungkin sejarah tentang Buchenwald dan membaginya sedikit cerita kepada orang lain seperti yang saya lakukan saat ini "menulis in my blog ". The Buckenwald berada di sebuah hutan terpencil 2 kilometer dari kota kecil bernama Weimar di jerman timur ( pendudukunya hanya kira kira hanya 45 ribu orang ). Sebagai sebuah camp konsentarasi massa, tempat ini sangat ideal krn terpencil dan jauh dari pusat kota, bahkan saat saya menuju ke sana di tahun 2008 hutan ini masih jauh dari peradaban bisa di bayangkan bagaimana kondisinya di tahun 1945, bahkan dari sebuah literature yang saya baca, warga yang s...

My first Rain on Rhein

Makin hari cuaca di Bonn semakin tidak bersahabat, kadang panas terik meskipun untuk ukuran saya masih dingin ;) atau kadang hujan yang nggak berhenti dari pagi sampai ketemu pagi lagi..kok jadi kayak di jakarta . Suatu hari tinggal 15 menit lagi mau keluar kantor, tiba-tiba ujan deres banget..loh, kok ujan...and that was my first rain on rhine, hujan nya deres banget dan tambah deras saat saya lagi jalan di Rhine menuju pulang ke rumah..aduh berat juga deh, cuma bersender di sebuah cafe yang sempit tapi hujan tak kunjung reda, sejak itu payung selalu ada di tas..no matter hujan atau tidak.. saat hujan reda, udara yang sejuk dan pemandangna yang agak lenggang terjadi di Rhine, saya baru sadar dari ujung ke ujung kok nggak ada orang...cuma saya ajah....serasa Rhine is mine..! love this momment ;)

Indahnya Taman Jepang

Umumnya orang Jerman suka ke taman sekedar untuk melepaskan kejenuhan bekerja, di hampir setiap sisi jalan dan sudut kota di jerman memang banyak taman yang memang di rawat dengan baik. Tidak ada kesan kumuh dan jorok, krn saya sering lihat hampir setiap pagi ada petugas yang mengangkut sampah dan memotong pohon yang suddah mulai rindang . Tak jauh dari Dw di Bonn jerman ada kumpulan taman yang di satukan dalam satu area padang rumput yang sangat luas, ada beberapa nama dan tipe taman salah satunya adalah Japanischer Garden atau taman bergaya jepang. Taman kecil ini memang di design untuk menciptakan taman jepang yang sejuk dan indah di tengah tengah taman bergaya jerman dan amerika di sekitarnya. Serasa di jepang deh, mulai dari ornamennya, batu batu nya, ada kolam kecil berisi ikan dan 2 ekor itik ...aduh...indah banget deh.. Tertarik ke taman Jepang di Jerman ? Liebe, Turis Cantik Keep In Touch With  Turis Cantik! ...

Kuliner di Muara Karang

Masih terbayang di ingatan saat saya dan segerombolan pria ini memutuskan untuk melewatkan makan malam kami saat itu di muara karang. Kami berusaha menghilangkan kekwatiran tentang air pasang yang masih mengancam, telphon sana sini untuk mencari rute yang paing tepat dari pulo gadung….demi ikan segar…demi kebersamaan… Saya selalu senang jalan bersama para pria , Terlebih karena pria pria ini adalah teman satu kantor dan saya sangat mengenal mereka dengan baik . saya tahu akan di jaga dengan baik dan terlebih akan dibayarin heheheheh.. Gile nya perjalanan dari kantor kami di pulogadung ke muara karang bertambah ribet dan jauh karena si petunjuk arah sok tauuuuu…di tengah jalan ujan pula…nyasar…hiks mau balik lagi tanggung, terpaksa jalan ujan ujan deh karena naek motor ;( Muara karang di kala malam terlihat cukup menyeramkan , air pasang ternyata masih ada, ikan segar pun sudah nggak ada sisa sisa doang karena kami sampai disana dinihari. Tapi kadang mengeluh tak membantu...

Jejak Goethe Di Jerman

Buat saya yang kuliah mengambil majoring English Literature nama seorang Johann Wolfgang Von Goethe bukan nama yang asing, hampir semua karya sastranya baik puisi dan drama sering saya baca hampir setiap hari, Goethe buat saya sosok yang sangat humanis dan cerdas tercermin dari bahasa tutur dalam puisi maupun karya sastranya. Goethe Institute mengundang saya 1 minggu lalu untuk berkunjung ke Goethe House di Weimar dan Frankfurt Jerman, sebuah undangan yang tak bisa saya lewatkan, untuk lebih mengenal sosok seorang Goethe secara lebih nyata. Goethe di lahirkan di Frankfurt Jerman pada 28 agustus 1749, di sebuah rumah mewah di sebuah jalan yang lebar di kota ini. Tak sulit menemukan rumah yang sekarang di jadikan Museum Goethe, krn Goethe House merupakan salah satu objek wisata unggulan di Frankfurt. Main Gate Dapur Keluarga Rumah berdinding luar berwarna kuning ini, terdiri dari 4 lantai di dalamnya Goethe kecil di lahirkan dan tinggal bersama kel...

The Memorial to The Murdered Jews of Europe,Berlin

“ Tour ini kita mulai dari tempat ini, kami berharap setelah melihat dan mencoba memahami arti tempat ini, kalian dapat memahami sejarah bangsa kami dengan lebih baik..” Kira-kira begitu kalimat awal Daniel seorang koordintor Goethe Institute yang kembali mengundang saya dan sejumbah orang asia ke Berlin di siang yang cukup terik di akhir bulan Mei. Tempat yang ia maksud adalah The Memorial To The Murdered Jews Of Europe, atau dalam bahasa simplenya sebuah memorial untuk mengenang penganut Yahudi yang meninggal di camp pengungsian atau pembunuhan massal saat masa kejayaan nazi maupun di masa perang dunia kedua. Bangunan “aneh “ ini lah yang selalu mengusik sejak saya pertama kali menginjakan kaki di Berlin ,saya selalu bertanya dalam hati “ ini apa ya? Kok aneh ya? Kuburan bukan ya?” Bangunan yang terletak ditengah pusat pemerintahan ini terlihat “mentereng” dan sangat kontras dengan bangunan modern yang ada di sekitarya, saya menyebutnya “Bangunan yan...

Sehari di Frankfrut,Jerman

Welcome to Frankfrut" Begitu kira-kira sapaan seorang tour guide asal Jerman yang saya temui di cenral station frankfrut malam itu, ah akhirnya bisa kembali jalan - jalan walaupun hanya sehari. Sang tour guide yang buat saya "kelewat ramah ini" mengajukan tawaran yang cukup mengiurkan 20 euro di tanggan tanpa makan malam, atau makan malam di luar dengannya. Sebenarnya saya lebih tertarik opsi yang pertama, tapi krn teman asal Burma yang memaksa untuk makan malam di luar, saya pun terpaksa makan di luar walaupun badan ini masih capek dan ngantuk setelah duduk dalam kereta dari berlin selama 4 jam ( ah perjalanan yang meletihkan..) Ternyata makan malam kali ini cukup hebat, sebuah restoran yang letaknya tepat di depan The dom atau Kathedral di Frankfrut, sebuah tempat menarik dan cukup nyaman untuk makan dan sekedar ngobrol santai mengilangkan bau kereta api tadi siang. Sang Tour Guide ini bercerita panjang lebar tentang sejarah k...