Skip to main content

Köln kota paling 'wangi' di Jerman




KOLN KOTA PALING WANGI DI JERMAN - Buat kamu duduk di sekolah dasar di tahun 90an pasti ingat tentang tukang jualan tisu basah dengan plastik biru yang biasa disebut 'kolonyet".

Tulisannya sebenarnya adalah Eau de Cologne, ditulis dalam bahasa Prancis yang berarti air dari Cologne. Saya tak pernah terpikir kalau ternyata Cologne adalah nama sebuah kota di Jerman yang merupakan tempat asal pembuatan minyak wangi pertama di dunia itu.



Nama kota itu sebenarnya Köln tapi mungkin karena sedikit susah dilafalkan, banyak orang diluar jerman menyebut kota ini sebagai Cologne.

Kota ini merupakan salah satu kota favourite saya di Jerman. Cologne menurut saya lebih rame di banding Bonn tempat saya tinggal waktu itu. Di Köln,  lebih banyak tempat wisata yang bisa dilihat, dan ada toko souvenir yang lumayan lengkap sampai tiga lantai dekat stasiun kereta. 

Hampir tiap minggu saya ke Cologne, rasanya penasaran menyusuri kota ini. Pemandangan sungai Rhine dan kemagisan Cologne Cathedral yang berada di tengah kota membuat saya selalu pengen ke sini. 





Hal yang paling menarik terlepas dari kisah tukang racik minyak wangi yang membuat kota ini mendunia memang adalah Kölner Dom atau Cologne Cathedral.  Gereja ini merupakan land mark atau ikon kota Köln.

Menemukan Gereja ini tak sulit, lokasinya tak jauh dari stasiun kereta Köln. Keluar stasiun kamu akan menemukan Gereja tua yang sangat besar. Seumur hidup, rasanya inilah pertama kalinya saya menemukan Gereja seindah ini.  

Kölner Dom adalah Gereja terbesar di Eropa Utara yang masuk dalam World Heritage Site oleh UNESCO. Gereja katolik ini dibangun di  masa romawi yang didedikasikan untuk Santa Peter dan Bunda Maria. Gereja bergaya Gothic ini dibangun di tahun 1248.





Tak jauh dari Gereja ini ada museum coklat dan pemandangan sungai Rhine yang bagus banget. 

Sulit sekali memotret keseluruhan Gereja, kecuali diambil dari jarak jauh. Tipsnya adalah meletakkan kamera mu di lantai kemudian memasang timer, trus tunggu klik!

Saya butuh bantuan teman dan lima kali motret untuk akhirnya bisa menghasilkan foto seperti dibawah ini. 
Masih kepotong ya?...mhhh susah!




Pulang dari  jalan- jalan di Köln bisanya saya bawa banyak coklat dari museum coklat dan beberapa minyak wangi 4711. Wanginya menurut saya sih kayak tisu basah di kereta api, biasa aja dan bukan tipe wangi saya hahaha. 

Padahal katanya minyak wangi ini sangat populer di abad XVIII salah satu pelanggan setiap minyak wangi ini adalah Napoleon Bonaparte dan Putri Diana.  

Pastikan Köln  ada dalam destinasi tujuanmu  bila berkunjung ke jerman ya 


Liebe, 
Turis Cantik 

Bahan tulisan : wikipedia

Keep In Touch With Turis Cantik!





Comments

  1. Aku pernah ke koln ini..cantik ya kotanya...suka deh..sayang waktu aku kesana Dom nya lg direnov jadi byk ktutupan kain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya waktu itu rada lama di tutupnya ya

      Delete
  2. Menarik mbak... aku belum pernah ke Jerman. Will definitely put it in my list

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga kapan2 bisa ke sini juga ya

      Delete
  3. Tanya dong, Muthia, di Cologne sana berapa harga untuk EDC 4711?
    Sebab saya jual minyak wangi itu di Indonesia dan saya ingin tahu apakah harga supplier dari Cologne sendiri lebih murah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seingat saya yg tisu basah 3 euro, ukuran paling kecil 10 atau 13 euro. Yg paling besar saya lupa euy tapi memang rada mahal.

      Delete
  4. Tanya dong, Muthia, di Cologne sana berapa harga untuk EDC 4711?
    Sebab saya jual minyak wangi itu di Indonesia dan saya ingin tahu apakah harga supplier dari Cologne sendiri lebih murah.

    ReplyDelete
  5. Saya juga pernah jalan-jalan ke Koln ini Mbak.Tapi gak masuk ke dalam gerejanya.Foto foto aja di depan sama beli souvenir souvenir topi dll.

    ReplyDelete
  6. Luar biasa indah gerejanyaaa... ☺☺☺Semoga kapan2 bisa sampe kesana.. ��

    ReplyDelete
  7. Iri nih mbak, liat foto2nya mbak jalan2 ke koln. Dan aku baru tau kalau dari sanalah cologne yang sering kita pake berasal. Semoga suatu saat diberi kesempatan buat menjelajah daerah itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aminn mbak pipit semoga bisa ke sana ya

      Delete
  8. kolonyet yaaa, hahaha udh lama bgt ga dgr kata2 itu :D. sayang pas ke jerman kita cuma ke berlin doang... memang harus balik lg kesana berarti :D . itu cara ngambil foto dgn latar bangunan tinggi gitu memang perlu usaha dikit ya mbak.. kdg yg motretpun sampe rela tidur di aspal/jalanan demi yg difoto bisa bagus hihihi.. inget suami soalnya ;p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bnyk yg tiduran di aspal demiiii eksis ya hahaha

      Delete
  9. Kalo aku nggak mampir ke postingan Mbak, aku nggak akan tau kalo cologne itu punya relasi dengan sebuah kota. xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya saya juga baru tahu pas di sana.

      Delete
  10. Asiknya bisa ke sini

    ReplyDelete
  11. Aku belum pernah ke Jerman, mbaa
    Padahal pas SMA sempat belajar bahasa Jerman. Aah, akhirnya tahu tentang Cologne adalah nama kota. Tq infonya mbaaa

    ReplyDelete
  12. Jadi kepengen ke jerman..hehe..
    Jadi tahu ternyata kata cologne asalnya dari nama kota .. :)

    ReplyDelete
  13. Aseli megah banget gerejanya,rumit pula desianya .. keren

    btw,aku baru tau asal muasal cologne ini hehehe

    ReplyDelete
  14. Biaya perjalanan ke jerman tuh berapa ya? tips-tipsnya juga ap ya? aku lgi pingin ke jerman nih.... klo jwb kirim k gmail ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di postingan selanjutnya ya saya tulis :)

      Delete
  15. Semoga tahun depan saya bisa menyambangi Kota koln
    Makasih infonya mbak

    ReplyDelete
  16. Jadi keingetan kolonyet...xixixi

    Tapi, baru tahu kalau kolonyet itu dari cologne...

    ReplyDelete
  17. Kalo pulang dari sana bisa wangi juga ga ya :3

    ReplyDelete
  18. Suatu hari nanti aku juga mau k siniiii

    ReplyDelete
  19. Kalau ada gedung tinggi yang bagus, saya juga suka bingung ambil anglenya. :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Awas ular masuk ke rumah!

Siang itu saat pulang kerja,suasana di rumah sepi seperti biasa hanya terdengar suara mesin ac pertanda anak dan ibu saya tengah terlelap tidur siang.  Saat membuka pintu dapur saya heran kok ada tali rafiah warna hijau yang melilit di atas keran air tempat cuci piring..penasaran saya pun mendekat sesaat saya kaget sekaligus shock ternyata yg saya lihat bukan tali tapi ULAR! Saya mundur perlahan dan membangunkan ibu saya. Panik dan bingung saya menghubungi suami saya agar cepat pulang. Pas balik lagi ke dapur ularnya hilang! Kesempatan itu lah yang saya pakai untuk mencari informasi tentang ular yg saya lihat. Ternyata namanya ular Pucuk sejenis ular pohon. Masuk golongan ular berbisa tapi ngak berbahaya. Duh tetap aja ya namanya ular dan geli lihatnya udh gitu suami saya belum pulang juga. Drama pembunuhan ular pun terjadi karena si ular lari ke bawah kompor,ke kolong kulkas dan terakhir melilit di meja makan. Harusnya si ular ngak dibunuh kr...

Shampo Kuda untuk Manusia, Berani coba?

Rambut saya yang tipis dan berminyak di kulit kepala selama ini membuat saya cukup depresi. Jarang sekali saya menggerai rambut, biasanya hanya di kuncir kuda atau di pakaikan bando. Honestly i have such a bad hair day everyday.  Tentunya rambut yang indah, lebat dan tidak rontok menjadi idaman bagi setiap perempuan no matter how old you are or what kind of hair colour you have. Tapi kadang ngak semua orang ditakdirkan punya rambut yang secantik bintang iklan merk shampoo di tv ;) Mungkin karena rasa penasaran untuk menemukan shampo yang tepat lah yang mengilhami banyak perempuan atau bahkan pria yang memakai shampo khusus kuda yang ternyata aman dan baik digunakan untuk rambut manusia. 

10 kegiatan Wajib Traveling di Turki

10 KEGIATAN WAJIB TRAVELING DI TURKI - Holla, Mbak Turis is back ! Seminggu tak nulis blog nih, jadi tangan 'gatel' mau nulis banyak hehehe. Jadi, belum lama ini saya melewatkan hampir 9 hari keliling sejumlah kota di Turki. Traveling di Turki selalu menyenangkan, trip kali ini, bahkan menjadi trip saya yang ke 5 kalinya. Sebelumnya saya pernah beberapa kali ke Istanbul dan Ankara. Kini, giliran saya menyambangi kota lainnya di Turki, mulai dari Bursa, Cappadocia, Amasya hingga berakhir di Istanbul. Nanti saya bikin tulisan detail tentang perjalanan di  masing - masing kota ya.  10 Hal wajib dilakukan saat di Turki Traveling ke Turki, selalu menyenangkan terutama di awal musim gugur dengan suhu belum terlalu dingin. Naik balon udara pun, punya potensi lebih besar naik dibandingkan musim lain karena kadang jadwal dibatalkan akibat cuaca tak mendukung. Dari bekal traveling keliling Turki kali ini, saya mau kasih tahu kamu ide kegiatan wajib yang haru...