VONDEL PARK AMSTERDAM - Saya suka sekali piknik di taman kota. Menurut saya, taman kota harus dimanfaatkan untuk tamasya bukan hanya sekedar sebagai area serapan air dan penambah warna 'hijau' di suatu wilayah.
Salah satu taman kota yang paling kece di jakarta mungkin ada di Taman Suropati, di Tangerang Selatan ada Taman Kota di BSD, di Bogor ada kebun raya bogor. Nah kalau di luar negeri, Vondel Park di Amsterdam menurut saya yang paling kece.
Tadinya, saya rada sebel saat teman saya mengajak ke taman ini, ngapain jauh-jauh ke Amsterdam tapi kok hanya ke taman. Tapi taman yang berada di jantung kota Amsterdam ini memang berbeda dari taman lain.
Bukan hanya karena luas nya dan kebersihannya, tapi taman ini pun telah menjadi saksi sejarah dalam detak kehidupan warga yang tinggal di Amsterdam.
Bukan hanya karena luas nya dan kebersihannya, tapi taman ini pun telah menjadi saksi sejarah dalam detak kehidupan warga yang tinggal di Amsterdam.
'The Hippies Home' begitu teman saya menyebut tempat ini karena pernah menjadi tempat tinggal kaum Hippies yang nomaden alias tinggal berpindah-pindah di era tahun 1970an.
Vondel Park dahulu memang dikenal sebagai tempatnya kaum Hippies karena sejak tahun 1970an hingga kini menjadi tuan rumah penyelenggaran Open Lucht Theater.
Sebuah konser musik, pagelaran tari hingga teater yang diselenggarakan sepanjang bulan juli hingga agustus. Acara gratis untuk umum ini memang cukup dikenal di seluruh dunia yang menjadi salah satu daya tarik wisata kota ini.
Sebuah konser musik, pagelaran tari hingga teater yang diselenggarakan sepanjang bulan juli hingga agustus. Acara gratis untuk umum ini memang cukup dikenal di seluruh dunia yang menjadi salah satu daya tarik wisata kota ini.
Vondel Park memang taman terbesar di Amsterdam, luasnya mencapai 47 Hektar. Taman ini dibuka pertama kali tahun 1864, dan dibangun atas sumbangan seluruh warga Amsterdam.
Lokasi taman ini memang strategis. Inilah yang menjadikan taman ini menjadi salah satu tempat melepas lelah bagi para turis.
Mudah sekali menemukan tempat ini karena bila kamu ke Amsterdam pasti akan menuju ke museumplein. Tempat ini merupakan satu wilayah wisata terutama museum yang bersebelahan.
Mudah sekali menemukan tempat ini karena bila kamu ke Amsterdam pasti akan menuju ke museumplein. Tempat ini merupakan satu wilayah wisata terutama museum yang bersebelahan.
Nama Vondel sendiri diambil dari nama penulis puisi bernama Joost van den Vondel yang patungnya juga berada di dalam taman.
Namanya juga taman semua kegiatan bisa dilakukan disini mulai dari lari, piknik, sampai konser musik.
Menurut saya taman ini memang persis seperti lapangan bola, hamparan rumputnya bagus banget, walaupun boleh diinjak tapi ngak ada yang kering dan tak tumbuh subur. Ada sebuah danau buatan berukuran kecil di tengah taman yang membuat suasana makin asik. Untuk menambah kesan alami ada bebek dan angsa di danau itu.
Saya beberapa kali ke Vondel park untuk piknik. Bedanya sama piknik di Indonesia, mungkin ngak ada yang buang sampah sembarangan. Saat tikar akan diangkat, warga dengan sukarela membersihkan tempat yang telah mereka pakai, termasuk memunguti sampah yang ada.
Saya beberapa kali ke Vondel park untuk piknik. Bedanya sama piknik di Indonesia, mungkin ngak ada yang buang sampah sembarangan. Saat tikar akan diangkat, warga dengan sukarela membersihkan tempat yang telah mereka pakai, termasuk memunguti sampah yang ada.
Tapi belakangan saya suka ngeri kalau ke taman ini sendiri, karena banyak yang suka bawa anjing tanpa diikat ihhh serem takut digigit ;(
Lahannya yang luas membuat tempat ini memang menjadi favourite warga untuk piknik terutama di musim panas. Musim panas di Amsterdam menurut saya ngak terlalu terik, angin juga ngak bertiup terlalu kencang, paling enak memang musim panas di kota ini.
Lokasi favourite untuk piknik ini pun pernah masuk Guiness Book of Record sebagai acara piknik terbesar di dunia di tahun 2009 dengan 433 peserta.
Jangan lewatkan Vondel Park dalam listing tempat wisata kunjungan mu di Amsterdam.
Liebe,
Turis Cantik
Liebe,
Turis Cantik





aku juga suka piknik di hamparan hijau, kalau di dekat Jakarta yan sudah pernah ya ke Kebun Raya Bogor, Kebun Raya Cibodas, taman surapati hehee...seger ya Mbak, kalau sudah piknik di taman. Kalau yang di Amsterdam pasti lebih seru ya
ReplyDeleteSaya lebih suka taman di indonesia karena bnyak tukang dagangan hhehehe
DeleteSaya juga suka Mbak kalau piknik ke taman-taman begini. Atau ke kebun raya. Tempat yang saya suka sih saat ini Kebun Raya Cibodas. Asyik di sana.
ReplyDeleteCibodas enak tuh pulang bawa tales ya hhhehe
DeleteCakep ya mba tamannya. Di bandung juga banyak taman. Alhamdulillah.. Jadi banyak pilihan wisata yg ramah anak dan dompet. Haghag
ReplyDeleteMakasih sudah share ya mba :)
Nah itu kalau ke taman gratis ya hehehhe
Deletewih salut dgn moral tanggung jawabnya ya, beresin sampah sendiri.. keliatan indah banget hamparan rumputnya, cuacanya juga bersahabat ya. Aku lgsg berimajinasi pas liat pagarnya, mirip film2 horor haha..
ReplyDeleteHahhaha iya pagernya rada ngeri ya tinggi banget lagi
Deletediluar mah enak ya tamannya asri2, enak buat nongkrong ma menghabiskan waktu hehehe...
ReplyDeleteCuma kagak ada tkng jualan bakso kyk di indonesia neh mbak heheh
DeleteMbaa, tamannya emang keliatan kece banget. Tapi ya aku emang serem ya liat anjing-anjingnya gede banget. Takut dikejar. Hiihii. Nice artikel mba
ReplyDeleteIya mbak bnyak yg bw anjing hihihi
Deletekalo lagi summer gitu taman-taman di sana dibanjiri orang2 yang pengen berjemur ya mbaaa, seru banget liatnya :D
ReplyDeleteHahha iya tapi kagak ada yg pakai bikini
Deletewaktu itu pernah coba mau piknik di taman tebet sambil makan siang, eh bau got kalinya hahaha
ReplyDeleteHahahhaha iya itu tempat juga panas euy
DeleteDi luar negeri, bahkan untuk tempat bersejarah kaum Hippie aja sampai dirawat juga ya. Mereka bener2 menghargai sejarah :) kagum saya
ReplyDeleteManteb banget memang bnyak tempat bersejarah yg msh di rawat.
DeleteKalau lihat taman dengan hamparan rumput, bawaanku pengen kayang atau headstand mba. Hihi. Tapi bersyukur ya, Jakarta juga Sudah mulai berbenah
ReplyDeleteHaahahha asik bisa banyak aktivitas outdoor
Deletebersih bgt ya mbak.... jd pengen piknik
ReplyDeleteYukk piknik
DeleteSebagai kota wisata, Jogja nggak punya taman. Cedih :((
ReplyDeleteTapi istana atau keraton ada kan malah lebih keren hehehe
DeleteCita-cita saya juga ingin bisa ke negeri Oranye ini, mudah2n suatu saat bisa berkunjung ke taman yang mbak kunjungi ini
ReplyDeleteAminnn
DeleteWaaah 47 hektar??? di Indonesia tanah seluas itu udh dibikin gedung2 ato mall kali ya mbak :D.. aku juga suka kalo duduk2 itu di taman..apalagi taman yg tertata rapi dan bgs yaa.. biasanya aku srgnya di kelapa gading sih.. yg ada sekalian tempat joggingnya gitu mbak..
ReplyDeleteIya saya pernh lihat yg di gading, kalau sore enak tuh ke situ
DeleteWah, rencananya tahun depan mau ke Amsterdam juga. *Catet ...*
ReplyDeleteYukk mampir ke sini, bisa di cek di label amsterdam tempat rekomended yg prnh saya datngi
Delete