Skip to main content

Sampah ternyata bisa jadi Uang !

Jangan sembarangan buang sampah anda, karena bukan tak mungkin sampah yang anda hasilkan setiap hari akan membawa berkah untuk anda.

Sampah di pilah sebelum di daur ulang 

Slogan From Trash to Cash terpampang di Bank Sampah Lakmus di Desa Maluk, Nusa Tenggara Barat saat saya mampir ke tempat ini bersama teman-teman dari Sustainable mining bootcamp Pt Newmont nusa tenggara. 

Gudang Bank Sampah Lakmus



Bank ini memang bukan tempat menabung uang, tapi menabung sampah yang nantikan akan menghasilkan uang untuk anda. Caranya cukup mudah anda cukup menjadi anggota bank sampah ini, bawa sampah anda, sampah plastic atau apapun yang bisa di daur ulang akan di hargai, nah uang dari pembelian sampah ini lah yang akan anda tabung, mudahkan.


Bank Sampah lakmus merupakan salah satu program CSR Pt Newmont Nusa tenggara sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat di sekitar lingkar tambang sekaligus juga untuk meningkatkan rasa keperdulian lingkungan.  Baru beberapa bulan didirikan Bank Lakmus sudah menjadi primadona di desa Maluk. 

Sosialisasi yang dilakukan di sekolah,puskesmas hingga posyandu ternyata mendapatkan respon positif dari warga sekitar. Hampir setiap hari ada saja warga yang kebanyakan anak-anak datang untuk menabung sampah mereka. Bahkan menurut petugas bank sampah, anak-anak di desa maluk merasa nggak keren kalau belum punya buku tabung bank sampah ;)

Hasil daur ulang dari bungkus kopi

Hasil dari bekas bungkus detergen 

Beli pulsa pakai sampah pun bisa heheheh

Sampah-sampah seperti plastic botol minuman bekas,kardus,bekas tv,kantong plastic,bekas detergen nantinya akan di daur ulang menjadi barang yang bisa digunakan kembali. Di belakang Bank Sampah ada lahan yang lumayan luas untuk menampung sampah-sampah yang bisa didaur ulang.

Untuk menarik minat warga menabung, petugas memberikan berbagai promo seperti promo point berhadiah. Anggota yang sudah mencapai 15 poin akan mendapatkan hadiah.


Anggota Bank yang paling setia ternyata anak-anak, bahkan saat siang itu saya datang ke sana ada sekumpulan bocah yang dengan setia menunggu untuk mengambil poin hadiah mereka.



Bank Lakmus merupakan program percontohan bank sampah di Magelang. Menurut karyawan PT Newmont bank sampah ini dibiayai oleh Newmont dan merupakan salah satu program CSR yang cukup berhasil.

Selain di sumbawa barat, Bank sampah ada di Magelang dan di Tangerang Banten, mudah-mudahan makin banyak lagi dibangun Bank Sampah agar sampah kita tidak mencemari lingkungan dan yang lebih penting sampah ternyat bisa menjadi sumber penghasilan kita ;)

best,
@m_uthz 




Comments

  1. Ini salah satu CSR yang paling aku suka. From trash to cash! :D

    ReplyDelete
  2. klo botol2 plastik yang bekas minuman gitu di daur ulang jadi apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tutup dan tag nama produk dijual kembali ke pabriknya. Kalau botolnya bisa jd barang kerajinan rumah tangga.

      Delete
  3. Bank sampah ? aku malah baru dengar lho mbak, keren ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak ely,gerakan sadar lingkungan ini mulai dikembangkan tiga tahun terakhir. Proyek perdana ada di magelang.

      Delete
  4. sarah6:29 AM

    wah baru tahu kalau ada bank sampah, sayang di jakarta malah belom ada ya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sayangnya blum ada di jakarta ya

      Delete
  5. Waahh.. keren!
    Di daerah tempat tinggalku di kelapa gading jakarta juga ada pemanfaatan sampah untuk daur ulang. Yang menggalakkan itu yayasan Buddha Tzu Chi.

    Cheers,
    Dreamy Princess

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yayasan itu memang sangat concern ya ttng pemberdayaan alam dan lingkungan

      Delete
    2. Iya. Dan kemanusiaan juga. Awesome ^^
      Btw, suka Kim Hyun Joong juga ya? hihii..

      Cheers,
      Dreamy Princess

      Delete
    3. Iyaaa suka juga hehheh

      Delete
  6. Turcan ... knp itu ada foto gw yg di pake jadi pemilah sampah ????? kau melecehkan anak bupati gresik waks5x

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehh iya hahaha nanti aku bluur cum di bagian wajah

      Delete
  7. Anonymous4:07 PM

    Hebat, anak-anak justeru merasa gak keren kalo gak punya tabungan bank sampah. Tapi btw uang yg mereka peroleh ditabungan di bank beneran, ataw cuma dipake untuk jajan ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah-mudahan ngak buat jajan ya mas heheheh

      Delete
  8. Hai mbak
    Membalas kunjungan waktu itu. Blogmu menarik banget.
    Salam kenal ya

    ReplyDelete
  9. Cara seperti ini sepertinya makin ngetren ya untuk menyadarkan masyarakat pentingnya melakukan daur ulang sampah dan tentu saja tidak membuang sampah sembarangan.

    ReplyDelete
  10. keren keren hasilnya ya.. :D

    itu gambar laptop kirain hasil daur ulang juga, ternyata bukaaan !! XD

    ReplyDelete
  11. Keren ya Mbak, ada bank sampah, semoga bisa bermanfaat semua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. keren banget mas konsepnya memang..salam kenal makasih sudah berkunjung ke blog saya ;)

      Delete
  12. Ini keren! Semoga semakin banyak yang seperti ini ya di daerah lain. Izin publish ya mbak di socmed :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan mbak dita semoga berguna :)

      Delete
  13. Nice post sista. .Q baru denger lho, kalau ada Bank Sampah. .Hehe
    Ini termasuk salah satu cara menyelamatkan bumi kita, juga menghasilkan uang lagi. .KREATIF :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Awas ular masuk ke rumah!

Siang itu saat pulang kerja,suasana di rumah sepi seperti biasa hanya terdengar suara mesin ac pertanda anak dan ibu saya tengah terlelap tidur siang.  Saat membuka pintu dapur saya heran kok ada tali rafiah warna hijau yang melilit di atas keran air tempat cuci piring..penasaran saya pun mendekat sesaat saya kaget sekaligus shock ternyata yg saya lihat bukan tali tapi ULAR! Saya mundur perlahan dan membangunkan ibu saya. Panik dan bingung saya menghubungi suami saya agar cepat pulang. Pas balik lagi ke dapur ularnya hilang! Kesempatan itu lah yang saya pakai untuk mencari informasi tentang ular yg saya lihat. Ternyata namanya ular Pucuk sejenis ular pohon. Masuk golongan ular berbisa tapi ngak berbahaya. Duh tetap aja ya namanya ular dan geli lihatnya udh gitu suami saya belum pulang juga. Drama pembunuhan ular pun terjadi karena si ular lari ke bawah kompor,ke kolong kulkas dan terakhir melilit di meja makan. Harusnya si ular ngak dibunuh kr...

Shampo Kuda untuk Manusia, Berani coba?

Rambut saya yang tipis dan berminyak di kulit kepala selama ini membuat saya cukup depresi. Jarang sekali saya menggerai rambut, biasanya hanya di kuncir kuda atau di pakaikan bando. Honestly i have such a bad hair day everyday.  Tentunya rambut yang indah, lebat dan tidak rontok menjadi idaman bagi setiap perempuan no matter how old you are or what kind of hair colour you have. Tapi kadang ngak semua orang ditakdirkan punya rambut yang secantik bintang iklan merk shampoo di tv ;) Mungkin karena rasa penasaran untuk menemukan shampo yang tepat lah yang mengilhami banyak perempuan atau bahkan pria yang memakai shampo khusus kuda yang ternyata aman dan baik digunakan untuk rambut manusia. 

10 kegiatan Wajib Traveling di Turki

10 KEGIATAN WAJIB TRAVELING DI TURKI - Holla, Mbak Turis is back ! Seminggu tak nulis blog nih, jadi tangan 'gatel' mau nulis banyak hehehe. Jadi, belum lama ini saya melewatkan hampir 9 hari keliling sejumlah kota di Turki. Traveling di Turki selalu menyenangkan, trip kali ini, bahkan menjadi trip saya yang ke 5 kalinya. Sebelumnya saya pernah beberapa kali ke Istanbul dan Ankara. Kini, giliran saya menyambangi kota lainnya di Turki, mulai dari Bursa, Cappadocia, Amasya hingga berakhir di Istanbul. Nanti saya bikin tulisan detail tentang perjalanan di  masing - masing kota ya.  10 Hal wajib dilakukan saat di Turki Traveling ke Turki, selalu menyenangkan terutama di awal musim gugur dengan suhu belum terlalu dingin. Naik balon udara pun, punya potensi lebih besar naik dibandingkan musim lain karena kadang jadwal dibatalkan akibat cuaca tak mendukung. Dari bekal traveling keliling Turki kali ini, saya mau kasih tahu kamu ide kegiatan wajib yang haru...