Minggu, 26 November 2017

Manfaat Penting Menyimpan Darah Tali Pusat


Sebagai orangtua, buat saya tidak ada yang lebih penting dari menjaga anak terutama memastikan kesehatannya terlindungi. Tentu saja, tak ada yang bisa mencegah penyakit, namun setelah banyak belajar tentang manfaat menyimpan darah tali  pusat sejak anak dilahirkan, saya jadi lebih merasa ada perlindungan ekstra atas kesehatan anak saya. Percayalah, menyimpan darah tali pusat sekarang akan memberikan anak dan keluarga kita pilihan terapi medis yang lebih banyak di masa mendatang.





sumber: Cordlife Instagram 


---- 7 Agustus 2013 ----

Sore itu hujan turun dengan deras di sebuah rumah sakit di kawasan Jakarta Timur. Dinginnya suhu ruang ditambah hembusan angin yang terbawa hujan, membuat saya mengigil kedinginan. Ditambah rasa sakit dan nyeri yang tak berkesudahan akibat 'pembukaan' kian bertambah jelang persalinan. Selang sejam, putra pertama saya lahir. Alessandro Pakpahan begitu kami memberinya nama.

"Dimana Ari-arinya?" begitu Ibu saya yang Jawa tulen bertanya pada suster yang membantu persalinan. "Ayo dikubur, jangan lupa bawa gunting, kapas, Al Quran kecil, peniti, masukkan ke dalam kendi. Kita kubur depan rumah, cepatlah sebelum hujan makin deras!" perintah Ibu Mertua pada Suami saya yang agak sedikit bingung.

Sound familiar?  Mungkin keluargamu juga menjalani  tradisi ini. Sudah menjadi hal yang lumrah, pasca melahirkan ada tradisi 'Mengubur Ari-Ari Bayi'. Alasannya mulai dari hal mistis, agama hingga hanya mengikuti tradisi saja tanpa tahu maknanya.


sumber: Cordlife Instagram 


Terlepas dari apapun alasannya, tahukah kamu 'Sampah Medis' yang kamu buang itu sebenarnya adalah 'Harta Karun' yang mungkin bisa menyelamatkan dan menyembuhkan anak dan keluargamu dari ancaman penyakit mematikan.  Harta karun itu bernama Darah Tali Pusat!.


Apakah Darah Tali Pusat?


sumber: Cordlife 

Darah tali pusat atau disebut juga 'darah plasenta' adalah darah yang berada di dalam tali pusat dan plasenta setelah proses persalinan dan setelah tali pusat dipotong. Selama kehamilan, tali pusat berfungsi sebagai penghubung kehidupan ibu dan anak. Setelah kelahiran, darah tali pusat yang berada dalam tali pusat dapat membantu sang anak dan anggota keluarga lainnya dalam berbagai terapi dan penyembuhan lebih dari 85 penyakit kronis.

Darah tali pusat,merupakan sumber yang kaya akan Hematopoetic Stem Cell ( HSC ). HSC bertanggung jawab untuk mengisi darah dan regenerasi sistem kekebalan tubuh. Mereka, memiliki kemampuan yang unik untuk berdiferensiasi menjadi berbagai jenis sel yang ditemukan dalam darah. 

Sel-sel inilah yang digunakan sebagai pengobatan standar untuk lebih dari 85 penyakit. Darah tali pusat, juga mengadung Wharto  Jelly, Arteri Umbilicalis dan Vena Umbilicalis. Bagian ini terlindungi oleh lapisan seperti membran yang dikenal sebagai membran tali pusat. Bagian ini pun perlu kamu simpan, karena tiap macam sel punca memiliki kemampuan unik untuk menyembuhkan.


Mengapa Menyimpan Darah Tali Pusat?


Banyak alasan mengapa kamu harus menyimpan darah tali pusat anakmu pasca melahirkan.

1. Darah Tali Pusat digunakan untuk terapi lebih dari 85 penyakit.


Sebenarnya, sejak tahun 1988 para dokter telah menggunakan darah tali pusat untuk melakukan terapi terhadap lebih dari 30.000 pasien yang menderita berbagai penyakit seperti Leukemia, Lymphoma, Serebral plasi dan kelainan darah lainnya.


sumber: Cordlife Instagram 


Thalasemia mayor dan Leukemia merupakan dua dari penyakit paling sering di Indonesia yang dapat diterapi dengan darah tali pusat. Sekali terlewatkan, sel punca hanya akan dapat diambil dari sumber lain termasuk sumsum tulang yang prosesnya akan terasa menyakitkan.


2. Darah Tali Pusat dapat digunakan untuk Anak dan Saudara kandung.


Darah tali pusat, dapat digunakan oleh anak pemilik sel punca atau saudara kandung sedarah yang membutuhkan terapi penyakit tertentu. Bahkan dalam beberapa kasus, darah tali pusat anak juga dapat menyelamatkan orangtua. Dalam terapi berbagai penyakit kronis, ada 60% kemungkinan kecocokan unit darah tali pusat dalam satu keluarga dibandingan dengan sumsum tulang.


Bagaimana Proses Pengambilan Darah Tali Pusat?





sumber: cordlife 


Pengambilan darah tali pusat, tidak menimbulkan rasa sakit sama sekali, aman dengan proses yang cepat, serta tidak mengganggu proses kelahiran. Darah tali pusat harus diambil pada saat persalinan oleh dokter kandungan atau bidan. Setelah bayi lahir, tali pusat akan dijepit pada dua tempat dan digunting diantaranya. Dalam hitungan menit, dokter kandungan atau bidan akan mengalirkan darah tali pusat ke dalam kantong darah sekali pakai dengan dua lapisan yang steril.

Jumlah darah tali pusat yang diambil bervariasi antara bayi satu dengan bayi lainnya. Umumnya, sekitar 60-75 ml darah tali pusat diambil dari seorang bayi Asia. Sebetulnya, bagian paling penting adalah bukan seberapa banyak darah yang diambil, tapi berapa jumlah sel berinti yang dapat diisolasi setelah pemrosesan.


Dimana Menyimpan Darah Tali Pusat?



Pertanyaan yang muncul selanjutnya tentu saja tentang dimana kamu harus menyimpan darah tali pusat anakmu?. Pertimbangkanlah 4 hal ini sebelum memilih tempat penyimpanan darah tali pusat anakmu;


1. Memiliki laboratorium yang terakreditasi atau memiliki izin


Dua institusi yang berwenang memberikan akreditasi untuk bank darah tali pusat adalah American Association of Blood Banks ( AABB ) dan Foundation for the Accreditation of Cellular Therapy ( FACT ). Pastikan tempat penyimpanan yang kamu pilih, memiliki akreditasi dari dua lembaga ini.  Selain itu, pilih juga bank yang memiliki tempat penyimpanan sendiri, sehingga menjamin pengawasan kualitas dan standar pengujian dilakukan secara teratur.


2. Memiliki riwayat pengeluaran unit darah tali pusat untuk transplantasi


Hal ini sebenarnya merupakan pertanda bahwa bank darah tali pusat tidak hanya menawarkan penyimpanan kepada orang tua, namun juga dapat mengeluarkan unit darah pada saat diperlukan.


3. Memiliki sistem layanan kurir untuk pengambilan darah tali pusat yang telah dikumpulkan


Kurir untuk mengambil darah tali pusat yang siap ambil 24 jam sangat penting. Proses kelahiran kadang hingga dinihari. Kurir pengambilan yang tepat waktu, juga akan menjamin bahwa darah tali pusat samlai ke bank yang telah kamu pilih dan tidak hilang diperjalanan. Suhu juga tetap terjaga stabil sampai darah tali pusat diterima di lab.


4. Memiliki reputasi terpercaya


Pastikan bank darah tali pusat pilihanmu memiliki legalitas resmi dari pemerintah Indonesia seperti Surat Ijin Operasional dari Kementerian Kesehatan RI.


Percayakan Darah Tali Pusat Anak pada Cordlife


Saya sebenarnya, sudah lama dengar tentang Cordlife dari teman yang mulai paham tentang pentingnya menyimpan darah tali pusat. Didirikan sejak tahun 2003, Cordlife Indonesia merupakan perusahaan pertama di Indonesia yang mengoperasikan fasilitas pemrosesan darah tali pusat dan Kriopreservasi lokal. 

Corldlife yang didirikan di Indonesia meupakan afiliasi dari Cordlife Group Limited yang didirikan di Singapura pada tahun 2001. Di negara asalnya, Cordlife tercatat sebagai bank darah tali pusat pertama yang didirikan di Singapura. Selain di Indonesia dan Singapura, Cordlife telah melebarkan sayap di Malaysia, Filipina, Thailand, India dan Hong Kong.



sumber: Cordlife Instagram 



Mengapa harus Cordlife?



1. Kualitas yang dapat dipercaya


Cordlife telah memiliki akreditasi dan sertifikat yang telah diakui dari AABB, ISO dan departemen kesehatan RI dan FACT.


2. Terdaftar sebagai perusahaan publik dengan kredibilitas transparan


Cordlife persada adalah anak perusahaan dari Cordlife grup limited yang terdaftar di bursa saham Singapore Exchange. Memilih bank darah tali pusat dengan stabilitas keuangan yang terjaga, sangat penting karena hal ini menjamin kelanjutan penyimpanan sel punca darah tali pusat anak kamu.


3. Paling berpengalaman dengan jaringan terbesar


Berpusat di Singapura, Cordlife Group Limited memiliki 16 tahun pengalaman dalam pemrosesan darah tali pusat dan kriopreservasi. Cordlife juga memiliki teknologi terbaik dalam pemprosesan dan penyimpanan darah tali pusat.


4. Laboratorium berlokasi di Jakarta dan Singapura


Laboratorium dikelola oleh bioteknologi dengan kualifikasi tinggi dan berpengalaman dalam penyimpanan darah tali pusat. Didirikan dengan kriteria sesuai standar AABB, Lab juga dipantau terus menerus secara ketat dan dilengkapi dengan sistem perlindungan kebakaran yang paling canggih.


5. Jaminan Perlindungan Ganda


Darah tali pusat yang simpan tentu sangat berharga. Itulah sebabnya Cordlife memberikan jaminan penggantuan darah tali pusat dengan kompensasi hingga SG$ 50.000



Bagaimana Proses Penyimpanan Darah Tali Pusat di Cordlife?



Sebelum diproses, darah tali pusat akan diidentifikasi untuk memastikan bahwa unit darah tali pusat dimiliki oleh orang yang sama.

Darah akan diuji untuk mengetahui apakah darah Ibu mengandung penyakit menular atau tidak. Pengujian ini merupakan syarat dasar untuk memastikan kemananan dan kualitas darah tali pusat yang diambil. 


sumber: cordlife

sumber; cordlife



Uji lab menggunakan mesin Sepax 2 yang akan menghasilkan 99% sel berinti dari darah tali pusat. Saat proses berjalan, sel punca akan dipindahkan ke kantong cryobag. Kantong darah kemudian dibekukkan dengan temperatur  1-2°C setiap menit untuk menjaga vitabilitas dari sel punca. Terakhir, Cryobag akan dipindahka  ke tangki kriogenik  dengan suhu di bawah fase Glass Transition (-135°C).

Sel darah punya yang telah disimpan hingga 23 tahun. Bila kamu menyimpan darah tali pusat hingga 23 tahun  dan tak digunakan, maka sel punca akan dialih nama menjadi milik anakmu. 

Bersyukurlah kalau tidak digunakan, artinya kalian dalam kondisi sehat dalam 23 tahun. Bila akhirnya darah tidak digunakan setelah melewati tahun penyimpanan, Cordlife akan mendonasikan sel punca tersebut dengan ijin pemilik dan dengan proses screening yang baik.



Mengapa harus bergabung di Cordlife?


Guru terbaik adalah pengalaman, kadang setiap langkah keputusan perlu juga diambil setelah berkaca pada pengalaman orang lain. Fanny Novia adalah salah satu  client sekaligus brand ambassador PT Cordlife Persada yang saya temui dalam perhelatan World Cord Blood Day bertajuk Awesome ( Awareness for some people ) yang digagas Cordlife Indonesia.

Fanny mengaku menyimpan tali darah pusat anak keduanya Arka, setelah anak pertamanya Valleria meninggal dunia akibat kelainan genetik Trisomy 18. Trisomy 18 adalah kelainan pada kromosom yang masuk dalam salah satu penyakit kelainan yang langka.


sumber: fannynov/instagram 

sumber: fannynov/instagram


Keyakinan bahwa sel punca dapat digunakan untuk terapi berbagai penyakit termasuk penyakit kronis yang diderita Valleria. Tak mau melewatkan kesempatan kedua, Fanny pun mempercayakan penyimpanan tali pusat anak keduanya pada Cordlife.

Cordlife Indonesia, memang sangat peduli atas pentingnya tingkat kesadaran masyarakat Indonesia pada penyimpanan darah tali pusat. Selain Fanny Novia, dalam acara itu juga turut hadir dr Ardiansjah Dara, SpOG  dokter spesialis kebidanan dan kandungan,  juga hadir  dr Meriana Virtin Medical Advisor PT Cordlife Persada.


sumber: cordlife/instagram 





World Cord Blood Day memang pertamakalinya digelar di seluruh dunia pada 15 November 2017 untuk memberikan informasi dan mengedukasi berbagai kalangan agar paham pentingnya menyimpan darah tali pusat.



Bagaimana Cara Menyimpan di Cordlife? 


1. Mendaftar di Cordlife


Kamu bisa menghubungi call center Cordlife di nomor telpon 021- 83797424 untuk mengatur jadwal persentasi.


2. Dapatkan Collection Kit


Setelah proses pendaftaran selesai, kamu akan mendapatkan kotak perlengkapan pengambilan darah tali pusat atau membran tali pusat khusus. Kotak ini berisikan semua perlengkapan yang akan digunakan dokter untuk mengambil darah tali pusat pasca anak lahir.


3. Informasikan Doktermu


Ini juga langkah penting. Pastikan kamu menginformasikan pada dokter atau bidan yang akan membantu proses persalinanmu.

4. Membawa Collection Kit


Saat waktu persalinan tiba, jangan lupa bawa perlengkapan pengambilan darah pusatmu. Ingatkan Suami atau keluarga lain agar collection kit tak tertinggal di rumah. Lebih aman masukkan ke dalam tas persiapan persalinanmu.


5. Hubungi Cordlife Saat tiba di rumah sakit dan setelah persalinan.


Hubungi 021- 83797424Cordlife akan tiba dalam 12 jam untuk mengambil dan mengirim Collection kit ke laboratorium.


Harganya Berapa?


Kamu bisa langsung menghubungi Cordlife untuk detail harga dan paket berapa tahun penyimpanan yang kamu inginkan. Kamu juga bisa klik langsung di link yang saya tempatkan di bagian bawah tulisan ini. Cordlife, juga menyediakan beberapa sistem pembayaran yang bisa kamu sesuikan dengan kebutuhan. Shhhh..harganya sama dengan satu cangkir kopi mu setiap pagi loh :)

Saya yakin, kebanyakan dari kamu belum memiliki simpanan darah tali pusat yang akan digunakan sendiri. Tapi, berikan Anakmu prioritas dan jaminan perlindungan kesehatannya di masa depan, dengan menyimpan darah tali pusatnya. Kita tentu berharap tali pusat yang disimpan tak digunakan, berharap keluarga kita sehat selalu. Amin!

Namun tak ada salahnya, melakukan langkah bijak menyelamatkan 'harta karun'  dengan menyimpan darah tali pusat  yang mungkin akan menyelamatkan kesehatannya di masa depan.

Semoga bermanfaat ya :)

Liebe,
Turis Cantik


MORE ABOUT CORDLIFE 
www.cordlife.co.id 


Keep In Touch With Turis Cantik!

15 komentar:

  1. Aku baru tahu kalau ternyata darah tali pusat itu sangat penting dan bisa berguna di mana depannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat ya mbak tulisannya.

      Hapus
  2. Dulu pengen di simpen tapi katanya harganya mahal gak jadindeh, tfs ya mbaa sangat bermanfaat sekali nih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihihi sekarang ada yang harganya terjangaku mbak

      Hapus
  3. Wahh udah lama juga terapi pengobatan dari darah tali pusat, tahun 1988. Aku baru lahir itu. Cordlife dengan segala keunggulannya pasti bisa memberikan yang terbaik ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aihhh muda bangeet kelahiran 88 hihihihi

      Hapus
  4. suka banget baca paparanmu mbak, lengkap tapi gak bertele-tele. and it was to meet you also. aku udh sering banget baca blog ini loh dari dulu, hahaha. semoga bisa ketemu lagi di event2 lain yaaa :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thank you Sonya. I was a pleasure to meet you too :)

      Hapus
  5. Tfs mbak...ini memang bank darah tali pusat di Indo belum banyak. Bahkan cuman dalam hitungan jari.

    Semoga orang-orang tersayang selalu diberi kesehatan ya mbak, aamiin.

    BalasHapus
  6. Aku jadi pengen nih mbak simpan darah Tali Pusat gini klo hamil nanti ... Banyak manfaatnya ternyata

    BalasHapus
  7. Cuma nyimpen tali pusar yg udah mengering. Itu bisa dibuat apa ya mbak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau itu saya kurang paham mbak. Tapi saya pernah baca untuk digunakan sebagai ari rendaman anak bila panas tinggi.

      Hapus
  8. yahhh uda kadung di tanem.. di rs belum ada penyuluhan gini2 yaa sblm lahiran.. kan seenggaknya ada persiapan gt ya mbak

    BalasHapus

COPYRIGHT © 2017 · TURIS CANTIK | THEME BY RUMAH ES