Satu Hari Keliling Tanjung Pinang!

22.41.00 turiscantik.com 32 Comments



Tanjung Pinang, sebuah kota dengan pesona wisata nan indah, terletak di jantung Provinsi Kepulauan Riau rasanya sayang, bila melewatkan kota yang satu ini.

Tak perlu waktu lama bila ingin menyusuri rekam jejak kota ini, karena semuanya bisa kamu lakukan hanya dalam satu hari saja.



Sebuah mobil van tua mengantarkan saya dan beberapa teman menyusuri sejarah Tanjung Pinang, kami memang sengaja menyewa jasa pemandu wisata lokal yang tentunya lebih paham dengan akar budaya Tanjung Pinang. 

Wisata Kelenteng! begitu mungkin saya menamakan paket wisata keliling Tanjung Pinang ini, mengingat jumlah kelenteng di kota ini cukup banyak, tapi ada beberapa yang istimewa baik dari bentuk rupa hingga sejarahnya, yang patut masuk dalam daftar tempat wisata kunjungan di Tanjung Pinang.

BACA JUGA: Resort Tepi Pantai di Bintan

Etnis Melayu  memang menjadi 'Pribumi' di Tanjung Pinang, namun sejak ratusan tahun lalu Etnis Cina pun mulai singgah di tempat ini. Garis keturunan mereka, melebur dengan warga lokal. Kini jejak leluhur Bangsa Cina pun menjadi pesona daya tarik wisata Tanjung Pinang.


1. Kelenteng Tien Shang Miao


Aroma dupa menyengat datang dari sebuah Kelenteng tua yang terletak di tengah sebuah pasar. Namanya Kelenteng Tien Shang Miao.




Ratusan tahun lalu, kelenteng ini adalah rumah seorang kapiten Cina yang dikenal tangguh. Lokasi rumahnya memang persis di seberang sungai yang bermuara di dermaga. Setelah tak lagi digunakan, rumah itu kemudian digunakan sebagai tempat ibadah oleh warga setempat. 

Kelenteng ini istimewa karena dirambati akar pohon Beringin. Menurut warga sekitar, awalnya bangunan rumah memiliki dua lantai. Tapi akar Beringin terus menghujam masuk ke rongga dinding bangunan, sebagian pun tak digunakan lagi karena seluruh ruang di lantai atas telah diisi batang pohon.  

Memang agak 'Amazed' saat melihat kelenteng ini, akar Beringin seakan tak mampu merobohkan bangunan yang telah berdiri ratusan tahun ini.

2. Vihara Dharma Sasana 


Di tengah panas terik, kami menyusuri jalan setapak di permukiman nelayan untuk menuju ke Vihara Dharma Sasana.






Kelenteng yang didominasi warna merah ini adalah favorit warga Singapura dan Malaysia untuk sembahyang, terutama di hari-hari besar seperti perayaan Imlek atau tahun baru cina. 

Vihara ini cukup megah dengan didominasi  berbagai ornamen Dewi Kwan In.

BACA JUGA: Tragedi Koper Hilang di Bintan


3. Pulau Penyengat


Selesai wisata Kelenteng dan Vihara, kami pun mampir ke Pulau Penyengat. Berjarak kurang lebih satu jam dengan menggunakan kapal kayu bertenaga mesin, kami menjejakkan kaki di tanah bekas kejayaan bangsa Melayu.



Penyengat adalah salah satu wisata sejarah yang perlu kamu datangi bila singgah di Kepri. 



4. Vihara Avokiteswara Graha 


Vihara ini menjadi persinggahan terakhir karena letaknya juga berada di jalan raya, menuju kembali ke resort tempat kami tinggal.  Vihara ini, terletak di sebuah bukit, jadi jarak dari gerbang utama ke Viharanya jauh banget.




Di tempat ini juga terdapat patung Buddha dan Dewi Kwan In yang amat besar. Sayang saya ngak sempet foto karena cuacanya panassss banget.

BACA JUGA: Tips Traveling Asik Bersama Orang Tua

Habis keliling kota, hal yang tak boleh dilewatkan adalah belanja oleh-oleh. Saat bertanya pada penduduk lokal apa oleh-oleh khas Tanjung Pinang? Sebagian orang sepakat saya harus membeli Kopi Kapal Tangker.





Olahan laut yang di asap seperti cumi hingga ikan juga bisa jadi pilihan. Termasuk Teripang yang bisa dijadikan obat. 

Tak terasa, wisata keliling Tanjung Pinang usai, saat saya tertidur di dalam mobil Van sewaaan menuju resort kami di Lagoi. Ahh..saya jadi kangen ke Kepri!

Selamat Jalan- jalan!


Liebe,
Turis Cantik

Keep In Touch With Turis Cantik!



You Might Also Like

32 komentar:

  1. aku blm pernah jln2 yg jauh2 hiks... kopi bubuknya pengen nyobain banget :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini kopi robusta tapi lebih enak deh kyk tradisional pembuatannya

      Hapus
  2. Teri nya menggoda sekali ya Mba, semoga saya juga bisa keliling Tanjung Pinang hheu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terinya emang enaak banget mbak murah lagi

      Hapus
  3. Belum mampir ke Tanjung Pinang elok nian ya mba pengen si niatin liburan kesini sama keluarga btw liat kopi jd inget suami krn doyan banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. yukk mbak mampir ke Tanjung Pinang

      Hapus
  4. Kopi dan teri, dua hal yang menggoda...
    aah, kapan ya bisa ke kepri. Ajakin aku jalan dong mbaaak Muthz

    BalasHapus
  5. Bangunannya keren banget. :o

    BalasHapus
  6. Pulau Penyengat emang bagus dan sangat terpelihaara ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, krn jadi peluang usaha wisata buat warga sekitar juga

      Hapus
  7. Eksotis mba tempat2 wisatanya, keren.. Kemasan sotongnya lucu banget ^^ itu siap makan ato digoreng dulu mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada yg siap makan ada yang goreng dulu :)

      Hapus
  8. Wow keren. Kalau lihat foto-fotonya seperti di negeri lain saja ya. Memang banyak tempat-tempat cantik yang masih perlu mendapat perhatian lebih..thanks for sharing mba, salam...

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama semoga bermanfaat ya :)

      Hapus
  9. ada viharanya , duh aku suka banget lihat vihara dan tetek bengeknya di dalam vihara

    BalasHapus
  10. iya, cuaca kadang bikin orang males menjelajah... kayaknya bawaannya jadi capeeeek dan keringetan ...
    Aku pernah liat di suatu acara di TV yg kelenteng Tien Shang Miao... memang unik ya... campur serem (kebanyakan liat film horor)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhaha iya ngak berani masuk dari luar aja

      Hapus
  11. aku kok pengen banget sama kopinya ^^
    kelentengnya unik banget, dulu suka lewat depan kelenteng saat masih tinggal di jepara, bau dupanya bener-bener harum dan enak

    BalasHapus
  12. Kelenteng Tien Shang Miao nya unik banget ya, dirambati pohon beringin gitu. Kalo malem jadi terkesan seram kali ya hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kyaknya rada gelap krn deket pasar yang penerangannya jg minim.

      Hapus
  13. Waaah vihara ke vihara ya mba. Jd inget kalo wisata ke chiang mai :p

    Yg aku tau ttg tj pinang ini cuma makanannya enak2 katanya :D. Temenku yg org sana srg cerita tiap mudik. Itu yg sotong kering dia slalu bawa :D. Kopinya blm prnh nih. Kuat bgt ga mba rasanya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. banyak banget makanan enak terutama olahan laut

      Hapus
  14. Wah trip ke Tanjung Pinang ya kak? Sempat wisata kuliner dan nyobain gonggong nggak kak?
    Aku kebetulan tahun 2013 dapat KKN di tanjung pinang selama 2 bulan dan tanjung pinang emang buat kangen kak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya sempet mbak, nanti saya tulis di postingan lain biar lebih lengkap

      Hapus
  15. Berarti itu di pulau penyengat memang ada akulturasi budaya ya mbak. Itu kok ada vihara dan ada juga masjidnya. Hebat <3

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau di tanjung pinang, kl yg pulau penyengat ndak ada vihara

      Hapus
  16. aku ke sumetera baru pernah ke lampung doang. Seru juga yah tanjung pinang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga one day bisa ke Tanjung Pinang ya :)

      Hapus