Kuliner di Muara Karang

22.00.00 turiscantik.com 2 Comments





Masih terbayang di ingatan saat saya dan segerombolan pria ini memutuskan untuk melewatkan makan malam kami saat itu di muara karang. Kami berusaha menghilangkan kekwatiran tentang air pasang yang masih mengancam, telphon sana sini untuk mencari rute yang paing tepat dari pulo gadung….demi ikan segar…demi kebersamaan…

Saya selalu senang jalan bersama para pria , Terlebih karena pria pria ini adalah teman satu kantor dan saya sangat mengenal mereka dengan baik . saya tahu akan di jaga dengan baik dan terlebih akan dibayarin heheheheh..
Gile nya perjalanan dari kantor kami di pulogadung ke muara karang bertambah ribet dan jauh karena si petunjuk arah sok tauuuuu…di tengah jalan ujan pula…nyasar…hiks mau balik lagi tanggung, terpaksa jalan ujan ujan deh karena naek motor ;(

Muara karang di kala malam terlihat cukup menyeramkan , air pasang ternyata masih ada, ikan segar pun sudah nggak ada sisa sisa doang karena kami sampai disana dinihari. Tapi kadang mengeluh tak membantu dan menyelesaika masalah…kami pun ‘memaksa” diri menikmati saja dan berharap tak ada lagi kesialan yang datang ;)

Pas dateng banyak orang may I say as calo atau apa gitu yang nawarin  (sebernya sih lebih ke arah maksa) tempat makan mereka. Karena kami semua naik motor, otomatis nyari tempat yang ada lahan parkir, dan cowok cowok ini juga kayaknya udah males mengalami kesialan berulang…ya udah menerima penawaran apa pun deh.

Saran saya buat anda yang mau makan di muara karang, mending beli ikan nya ajah deh di pasarnya dan masak sendiri di rumah ya…I’m not suggest you to eat in kinda resto yang nggak well recommended ini.

Kami tuh dapet tempat makan paling belakang, yang saya heran tempat cuci tangannya ajah nggak ada air gimana mereka mau mencuci ikan nya . aduhhh piringnya bos masa di lap pake tisu karena berminyak banget, air teh nya bau nggak jelas, trus karena abis hujan bau bauan nggak jelas banget deh ini tempat. Ikan nya lebih amit amit lagi, saya yakin nggak di cuci, nggak dipake jeruk nipis, nggak dimasak dengan matang.

Acara makan pun bukannya “enak “ malah “eneg” hahahahahha… yang lebih heran lagi kan ikan, kepiting, udang dll kita beli sendiri. Nah nggak semuanya dia keluarin dan dimasakin buat kita, karena mereka kan Cuma masakin , bahan sea food nya dari kita. Orang yang punya restoran juga masak nya di dalem dapur yang tertutup gitu, dan yang bikin saya nggak habis pikir yang masak tuh mas-mas calo yang diawal maksa kita buat ke restonya..behhh pantesan ajah nggak enakk …aduh ancur amat.

Trus karena kami datang udah over malemnya dan tempatnya mau tutup, yang punya tuh muter lagu disko dangdut dengan volume gede banget, maksdunya biar kita pada cabut ..uhhhh menyebalkan.
Hati-hati juga saat membeli ikan dan seafood lainnya di pasar muara karang, kadang mereka jual nggak segar dan bekas kemarin dan karena mereka tau kita mau makan di resto harganya jadi mahal banget.

Saya sih nggak ada maksud untuk menuduh dan membuat usaha orang orang itu jadi nggak jalan, karena mungkin ada yang baca blog ini trus nggak jadi ke sana. Saran saya sih pilih tempat yang bersih di depan ajah nggak usah ke belakang. Trus saat ke pasarnya pastikan anda membawa teman atau keluarga yang benar benar tau cari milih ikan yang benar ( pria kayaknya nggak cocok neh kalau miih ikan taunya milih ayam doang ;)

Tapi meskipun acara pesta see food nya nggak berjalan lancar, bau di sana sini, kehujanan, saya sangat menikmati “kebersamaan “ bersama teman teman baru ini.

Berhubung saya juga baru bekerja di tempat baru ini , baru mulai penyesuaian so I need friends..

senangnya ;)

Liebe,
Turis Cantik 

Keep In Touch With Turis Cantik!

You Might Also Like

2 komentar:

  1. ini bukan muara karang, tapi Muara angke kali mbak. kalo mau makan disana enaknya di tempat Bu imah, orang nya baik n bersi/ :)

    BalasHapus
  2. Memang di muara angke juga ada tapi posting yang saya maksud memang muara karang, yang di pluit ;)

    BalasHapus